Jumat, 30 November 2012

Empat Macam teman palsu:Empat Macam teman palsu: Mereka yang mengajak berkawan untuk tujuan menipu (1), mereka yang hanya manis di mulut saja (2), mereka yang memuji-muji dan membujuk (3), mereka yang mendorong seseorang untuk menuju ke jalan yang membawa pada kerugian dan kehancuran (4). Empat macam orang-orang ini, bukanlah teman-teman sejati; mereka adalah teman-teman palsu, dan seorang janganlah bergaul dengan mereka. (Digha Nikaya (Pali) jilid 3, hal 186) * Mereka yang mengajak kawan untuk tujuan menipu mempunyai empat ciri: 1. Mereka hanya memikirkan tentang apa yang akan mereka peroleh dalam persahabatan dengan kita. 2. Mereka memberi sedikit dan berpikir bagaimana untuk memperoleh banyak. 3. Apabila mereka berada di dalam bahaya, mereka akan melakukan hal-hal bagi kita (sehingga memperkokoh persahabatan dan saling melindungi). 4. Mereka bergaul dengan kita hanya karena mereka tahu bahwa pergaulan itu memberikan keuntungan kepada mereka. * Mereka yang hanya manis dimulut saja mempunyai empat ciri: 1. Mereka selalu membicarakan hal-hal yang telah lampau dan tidak berguna. 2. Mereka cenderung membicarakan hal-hal yang belum terjadi. 3. Mereka membantu mengerjakan hal-hal yang tidak berguna. 4. Apabila diminta untuk membantu, mereka selalu mengatakan tidak dapat membantu (dengan bermacam-macam alasan untuk menghindari). * Mereka yang memuji-muji dan membujuk, mempunyai empat ciri: 1. Jika kita berbuat jahat, mereka akan setuju dan membenarkannya. 2. Jika kita tidak berbuat baik, mereka akan setuju dan membenarkannya. 3. Di hadapan kita, mereka akan memuji-muji kita. 4. Di belakang kita, mereka akan mencel kita. * Mereka yang mendorong seseorang untuk menuju ke jalan yang membawa pada kerugian dan kehancuran, mempunyai empat ciri: 1. Mereka mengajak kita untuk minum-minuman yang memabukkan. 2. Mereka mengajak kita berkeliaran di malam hari. 3. Mereka membuat kita melekat untuk mengejar kesenangan-kesenangan. 4. Mereka membuat kita untuk menjadi seorang penjudi. Empat Macam teman palsu: Mereka yang mengajak berkawan untuk tujuan menipu (1), mereka yang hanya manis di mulut saja (2), mereka yang memuji-muji dan membujuk (3), mereka yang mendorong seseorang untuk menuju ke jalan yang membawa pada kerugian dan kehancuran (4). Empat macam orang-orang ini, bukanlah teman-teman sejati; mereka adalah teman-teman palsu, dan seorang janganlah bergaul dengan mereka. (Digha Nikaya (Pali) jilid 3, hal 186) * Mereka yang mengajak kawan untuk tujuan menipu mempunyai empat ciri: 1. Mereka hanya memikirkan tentang apa yang akan mereka peroleh dalam persahabatan dengan kita. 2. Mereka memberi sedikit dan berpikir bagaimana untuk memperoleh banyak. 3. Apabila mereka berada di dalam bahaya, mereka akan melakukan hal-hal bagi kita (sehingga memperkokoh persahabatan dan saling melindungi). 4. Mereka bergaul dengan kita hanya karena mereka tahu bahwa pergaulan itu memberikan keuntungan kepada mereka. * Mereka yang hanya manis dimulut saja mempunyai empat ciri: 1. Mereka selalu membicarakan hal-hal yang telah lampau dan tidak berguna. 2. Mereka cenderung membicarakan hal-hal yang belum terjadi. 3. Mereka membantu mengerjakan hal-hal yang tidak berguna. 4. Apabila diminta untuk membantu, mereka selalu mengatakan tidak dapat membantu (dengan bermacam-macam alasan untuk menghindari). * Mereka yang memuji-muji dan membujuk, mempunyai empat ciri: 1. Jika kita berbuat jahat, mereka akan setuju dan membenarkannya. 2. Jika kita tidak berbuat baik, mereka akan setuju dan membenarkannya. 3. Di hadapan kita, mereka akan memuji-muji kita. 4. Di belakang kita, mereka akan mencel kita. * Mereka yang mendorong seseorang untuk menuju ke jalan yang membawa pada kerugian dan kehancuran, mempunyai empat ciri: 1. Mereka mengajak kita untuk minum-minuman yang memabukkan. 2. Mereka mengajak kita berkeliaran di malam hari. 3. Mereka membuat kita melekat untuk mengejar kesenangan-kesenangan. 4. Mereka membuat kita untuk menjadi seorang penjudi.

Empat Macam teman palsu:
Mereka yang mengajak berkawan untuk tujuan menipu (1), mereka yang hanya manis di mulut saja (2), mereka yang memuji-muji dan membujuk (3), mereka yang mendorong seseorang untuk menuju ke jalan yang membawa pada kerugian dan kehancuran (4).
Empat macam orang-orang ini, bukanlah teman-teman sejati; mereka adalah teman-teman palsu, dan seorang janganlah bergaul dengan mereka.
(Digha Nikaya (Pali) jilid 3, hal 186) 

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

1 . B e r g e r a k
Bergerak adalah merupakan perubahan posisi, baik seluruh tubuh atau sebagian. Hal ini disebabkan oleh adanya tanggapan terhadap rangsang. Gerak yang dilakukan pada tumbuhan antara lain : gerak menutupnya daun putri malu jika disentuh, gerak ujung batang dari bawah ke atas ke arah sinar matahari, dan gerak membukanya biji lamtoro disebabkan perubahan kadar air. Pada hewan juga terdapat gerak, antara lain : gerak aktif pada hewan vertebrata yaitu alat gerak berupa otot, gerak pasif pada hewan vertebrata yaitu alat gerak berupa tulang, dan gerak pada manusia yaitu berjalan, berlari dan lain-lain.

PENGERTIAN POPULASI KOMUNITAS EKOSISTEM

POPULASI Populasi adalah sekelompok mahkluk hidup dengan spesies yang sama, yang hidup di suatu wilayah yang sama dalam kurun waktu yang sama pula. Misalnya semua rusa di Isle Royale membentuk suatu populasi, begitu juga dengan pohon-pohon cemara. Ahli ekologi memastikan dan menganalisa jumlah dan pertumbuhan dari populasi serta hubungan antara masing-masing spesies dan kondisi-kondisi lingkungan. KOMUNITAS Sebuah komunitas adalah kumpulan populasi tumbuhan dan tanaman yang hidup secara bersama di dalam suatu lingkungan. Serigala, rusa, berang-berang, pohon cemara dan pohon birch adalah beberapa populasi yang membentuk komunitas hutan di Isle Royale

Pengertian Korupsi

Kata Korupsi berasal dari bahasa Latin corruptio dari kata kerja corrumpere yang memiliki arti busuk, rusak, menyogok, menggoyahkan, memutarbalik. Secara Harfiah, Korupsi berarti kebusukan, kebejatan, ketidak jujuran, dapat disuap, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian, kata-kata atau ucapan yang memfitnah.

Pengertian Korupsi dalam arti modern baru terjadi kalau ada konsepsi dan pengaturan pemisahan keuangan pribadi dan sebagain pejabat sangat penting, sebab seorang raja tradisional tidak dianggap sebagai koruptor jika menggunakan uang negara, karena raja adalah negara itu sendiri.

PengeRTian KaNkeR

Kanker adalah segolongan penyakit yang ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali dan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan biologis lainnya, baik dengan pertumbuhan langsung di jaringan yang bersebelahan (invasi) atau dengan migrasi sel ke tempat yang jauh (metastasis). Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa buah mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen.

Pulsa

Pulsa adalah alat satuan perhitungan biaya telepon, sebelum masuknya kita ke era telepon genggam, istilah ini memang tidak terlalu populer diantara kita karena memang PSTN atau fixed line lebih ke arah perhitungan tagihan (pascabayar) jadi pakai dulu baru bayar walhasil tidak ada istilahnya habis. Oke mari kita bahas arti yang sebenarnya

Pengertian Bola Voli

Pengertian Bola Voli adalah Olahraga tim (Olimpiade) di mana dua tim terdiri dari 6 pemain aktif, tiap tim yang dipisahkan oleh net. Setiap tim mencoba untuk membuat poin dengan cara menjatuhkan bola ke lapangan lawan yang diselenggarakan di bawah aturan.